Dua Dosen FMIPA UI Raih Penghargaan Anugerah Diktisaintek 2025

December 22, 2025

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Indonesia (UI) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dua dosen dan peneliti dari Departemen Kimia FMIPA UI berhasil meraih penghargaan bergengsi dalam ajang Anugerah Diktisaintek 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

Penghargaan Gold Winner Anugerah Riset dan Pengembangan Diktisaintek diraih oleh Dr. rer. nat. Agustino Zulys, M.Sc. pada kategori Hilirisasi Riset Award, subkategori Kekayaan Intelektual (KI) Non-Paten Berdampak Tinggi. Capaian ini mencerminkan keberhasilan riset yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghasilkan luaran inovatif yang memiliki nilai tambah serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan para pemangku kepentingan.

Sementara itu, Prof. Dr. Ivandini Tribidasari Anggraningrum, S.Si., M.Si. meraih penghargaan Bronze Winner pada kategori Ilmuwan Senior Terbaik di Bidang STEM. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi berkelanjutan beliau dalam pengembangan ilmu pengetahuan, kepemimpinan akademik, serta peran aktif dalam memperkuat ekosistem riset dan pendidikan sains di Indonesia.

Penghargaan Ilmuwan Senior Terbaik di Bidang STEM ditetapkan melalui proses penilaian yang komprehensif dan ketat. Penilaian difokuskan pada produktivitas akademik yang tercermin dari kualitas dan kuantitas publikasi ilmiah, karya inovatif, serta perlindungan hak kekayaan intelektual. Selain itu, pengakuan dan rekognisi melalui penghargaan, kiprah sebagai narasumber, serta kontribusi dalam forum akademik nasional dan internasional turut menjadi aspek penting. Dampak sosial hasil karya ilmiah terhadap masyarakat, pemerintah, dan sektor industri, serta peran kepemimpinan ilmiah dalam membina jejaring keilmuan dan mendukung pengembangan riset di bidang STEM, juga menjadi indikator utama dalam penetapan penerima penghargaan.

Dekan FMIPA UI, Prof. Dr. Tito Latif Indra, M.Si., menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan refleksi dari budaya akademik FMIPA UI yang menjunjung tinggi keunggulan riset, kolaborasi lintas disiplin, serta orientasi pada dampak. Menurutnya, prestasi ini menunjukkan konsistensi FMIPA UI dalam mendorong hilirisasi hasil riset dan penguatan peran ilmuwan dalam menjawab tantangan strategis nasional.

“Prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan riset dan inovasi yang berdampak bagi masyarakat luas,” ujarnya.

Anugerah Diktisaintek 2025 diselenggarakan pada Jumat, 19 Desember 2025, bertempat di Graha Diktisaintek, Gedung D Lantai 2, Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta. Kegiatan ini mencakup berbagai kategori penghargaan di lingkungan unit utama Kemdiktisaintek.

Pemberian Anugerah Diktisaintek merupakan bentuk apresiasi Kemdiktisaintek kepada para pemangku kepentingan, termasuk perguruan tinggi, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti), media dan jurnalis, serta mitra dari kementerian, lembaga, dunia usaha, dan dunia industri, yang menunjukkan pencapaian terbaik dan berkontribusi nyata dalam mendukung Diktisaintek Berdampak selama satu tahun terakhir.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menyampaikan apresiasi kepada para penerima penghargaan atas kinerja dan kontribusinya dalam mendukung kebijakan kementerian. Ia menegaskan bahwa Anugerah Diktisaintek merupakan bentuk apresiasi pemerintah atas kerja keras seluruh pemangku kepentingan pendidikan tinggi, sains, dan teknologi di Indonesia.

Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek, Togar Simatupang, menjelaskan bahwa pada tahun 2025 Kemdiktisaintek memberikan total 547 penghargaan yang terbagi dalam 15 subkategori, yang seluruhnya telah melalui tahapan seleksi dan penilaian yang komprehensif untuk mengukur kinerja serta dampak nyata bagi masyarakat.

Capaian ini diharapkan dapat semakin menginspirasi sivitas akademika Universitas Indonesia, khususnya di lingkungan FMIPA UI, untuk terus mendorong kemajuan riset, inovasi, dan kontribusi ilmiah yang berdampak luas bagi masyarakat serta pembangunan nasional.

Bagikan ini ke:
Berita Lainnya